May 2, 2012

Thou Shall Not Stress

English Version

Referensi:

Ditulis ulang dari sumber:
- Ev. Paulus Chendi (GKA Agape), 29th April 2012


Musuh terbesar dalam hidup ini adalah diri kita sendiri. Tidak salah bila kita mau mengatakan hal itu.
Kita bisa dengan mudah membereskan masalah-masalah dalam pekerjaan, sekolah, rumah tangga, tapi tidak banyak orang yang mampu membereskan masalah dalam hidupnya, terutama STRESS dan MARAH

STRESS dan MARAH hampir menjadi makanan kita sehari-hari dalam kehidupan modern ini.
Kemacetan di jalanan, suasana sekolah/kantor/rumah yang tidak nyaman, masalah-masalah yang menghantui sering membuat kita stress dan menaikkan amarah kita.
Padahal bila kita pikir secara sadar, tidak ada untungnya seseorang menjadi stress maupun marah.

Dalam sebuah cerita dikisahkan Sinbad si pelaut terdampar di sebuah pulau. Karena panasnya cuaca pada saat itu, ia mencari kelapa sebagai pelepas dahaga (air laut kan asin -_-") Setelah berjalan mengitari pulau itu, ia menemukan sebuah pohon kelapa dengan beberapa buah yang masih tergantung diatasnya.....termasuk seekor monyet yang kelihatannya menjadi penjaga pohon itu. Setiap kali berusaha memanjat ke pohon kelapa itu, monyet tersebut selalu berusaha mencakar Sinbad. Sinbad berusaha memutar otaknya. "Bagaimana yah agar aku bisa mendapatkan kelapa itu ?"
Akhirnya Sinbad menemukan jawabannya. Ia mengambil batu-batu yang dapat ia temukan, kemudian melempari monyet tersebut.
Monyet itu kemudian menjadi marah, lalu membalas lemparan Sinbad dengan.....kelapa.

Cerita sederhana yang mungkin terdengar bodoh dan konyol.
Betapa bodohnya monyet itu. Hanya karena kemarahannya, ia akhirnya kehilangan kelapanya.
Sama seperti kita bukan yang seringkali hanya memuaskan amarah kita ?
Hahaha...tidak salah kok. Menurut penelitian, emosi memang seringkali memacu kita untuk bertindak lebih cepat daripada berpikir.

Dalam sebuah bukunya, John E. Sarno, seorang profesor rehabilitasi mengatakan bahwa stress dan kemarahan dapat menimbulkan banyak penyakit dari dalam tubuh kita.
Tidak percaya ? Mari kita coba membahas hal ini dengan cara yang sederhana.

Kemarahan dapat menyebabkan:
* Jantung untuk memompa lebih cepat --> Terbukti dengan nafas kita yang menjadi cepat
* Tekanan darah akan naik --> Awas stroke !!!

Stress dapat menyebabkan:
* Susah tidur --> Karena banyaknya pikiran
* Karena susah tidur, daya tahan tubuh melemah --> Banyak penyakit bisa timbul
* Karena susah tidur, susah untuk berkonsentrasi

Lalu, apa yang harus kita lakukan ?
Pertama kita harus mengetahui apa yang menjadi penyebab dari kemarahan/stress kita.
Secara umum dapat kita golongkan menjadi:
- Kemarahan
- Kepahitan
- Kekhawatiran

Alkitab sebenarnya sudah dengan jelas menuliskan solusi-solusi dari semua permasalahan tersebut:

"Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan" (Efesus 4:31)

"Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah" (Yakobus 1:19)

"Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan" (Mazmur 37:8)

"Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbut dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu" (Efesus 4:26)

"Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang" (Ibrani 12:15)

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian ?" (Matius 6:25)

"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari" (Matius 6:34)

"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu" (1 Petrus 5:7)

# Kemarahan dan kepahitan hanya akan membawa kita kepada kejahatan (dalam bentuk dendam)
# Janganlah membawa kemarahan dan kekhawatiran kita kedalam tidur kita...(yang secara teori bila dilanjutkan, dapat mengurangi kualitas tidur kita, dan efek-efeknya dapat dilihat diatas)
# Kemarahan hanya akan membuat kita melakukan kejahatan
# Percaya bahwa hidup kita itu dipelihara oleh Tuhan

Sekarang bagaimana dengan kita yang mengaku sebagai umatNya ?
FirmanNya telah memberikan solusi-solusi bagi permasalahan kita.
Ya, hanya dengan percaya bahwa hidup kita diatur sepenuhnya oleh Tuhan lah, kita dapat merasakan kedamaian itu.
Namun tidak jarang kita tahu akan hal tersebut namun tidak mau melakukannya.

Seorang penerjun payung telah berlatih cukup lama dengan seorang pelatih handal.
Ia telah diajari semua teori untuk terjun payung.
Suatu hari pada saat waktunya untuk ujian, ternyata ia meninggal setelah terjatuh dengan keras keatas tanah, setelah melompat keluar dari pesawat terbang.
Ternyata ia tidak membuka parasutnya.

Sama dengan diri kita bukan ?
Kita sudah mengerti akan bahaya dari stress dan kemarahan. Kita sudah tahu apa yang tertulis di Alkitab.
Namun seringkali kita tidak mau mengikuti "teori" yang sudah diajarkan.


Tuhan Yesus memberkati

-----------------------------------------------------------------------------------------------------


References:

Rewritten from the source:
- Ev. Paulus Chendi (GKA Agape), April 29th, 2012



There’s a saying that the greatest enemy in our life is ourselves, and it is quite right.
We can easily take care the problems in work, school, household, but not many people are able to clear up the problem in his life, especially STRESS and ANGRY

STRESS and ANGRY are almost become our daily food in this modern life.
Traffics, the atmosphere of the school / office / home which is not comfortable, the problems which often haunt us is raising our anger and stress. If we think consciously, it is pointless if someone is stress or upset.

In one story of Sinbad is telling us that Sinbad the sailor stranded on an island. Due to the hot weather at the time, he is looking for coconut to release his thirst (ocean water is salty -_-") After walking around the island, he finds a coconut tree with some fruit still hanging on it ... ,and a monkey that seems to be the guardian of the tree. Every time Sinbad is trying to climb the coconut tree, the monkey is always trying to claw Sinbad. Sinbad tried to turn his brain. "How can I get the coconut ?"
Sinbad finally found the answer. He took the stones he could find then throw the monkey with it.
The monkey is become angry, and reply Sinbad by ... throwing coconuts.

It is a simple story that may sound stupid and ridiculous.
How stupid the monkey is. Only because of his anger, he finally lost his precious coconut.
Just exactly as we are who often only satisfy our anger, aren’t we ?
Hahaha ... I’m not saying it is wrong. According to the scientific research, emotions are often spurring us to act more quickly than our mind.

In his book, John E. Sarno, a professor of rehabilitation says that stress and anger can cause many diseases of the body.
Not believe yet ? Let us try discussing these in a simple manner.

Anger can lead to:
* Faster heart beat --> Proven with our breathing becomes more rapid
* Blood pressure will go up --> Beware of stroke!

Stress can cause:
* Hard to sleep --> Because our mind is so full
* Due to insomnia, our immunity is weakened --> Many diseases can arise
* Due to sleeping difficulty , then we’re difficult to concentrate

So, what should we do ?
First we must know what the cause of our anger or stress.
In general we can classify into:
- Anger
- Bitterness
- Concerns or Worries

In the Bible, it is clearly written the solutions to these problems:

"Get rid of all bitterness, rage and anger, brawling and slander, along with every form of malice." (Ephesians 4:31)

My dear brothers and sisters, take note of this: Everyone should be quick to listen, slow to speak and slow to become angry" (James 1:19)

"Refrain from anger and turn from wrath; do not fret —it leads only to evil" (Psalm 37:8)

""In your anger do not sin": Do not let the sun go down while you are still angry" (Ephesians 4:26)

"See to it that no one falls short of the grace of God and that no bitter root grows up to cause trouble and defile many" (Hebrews 12:15)

"Therefore I say to you: Do not worry about your life, what you will eat or drink, and do not worry too will your body, what you will wear. Is not life more important than food and the body is more important than clothes ? " (Matthew 6:25)

"Therefore I tell you, do not worry about your life, what you will eat or drink; or about your body, what you will wear. Is not life more than food, and the body more than clothes ?" (Matthew 6:34)

"Cast all your anxiety on him because he cares for you" (1 Peter 5:7)

# Anger and bitterness will only lead to evil (in the form of revenge)
# Do not take our anger and fears into our bed ... (which in theory if follow, can reduce the quality of our sleep, and their effects can be seen above)
# Anger will only make us commit a crime
# Believe that life is taken care by God

Now what about us who claim to be His people ?
His words has been providing solutions for our problems.
Yes, only by believing that Lord will always taking care of our life, then we can feel a peace.
Unfortunately, often we know about it but don’t want to do it.

A paratrooper has been practicing for a long time with a good coach.
He has been taught all the theories for parachuting.
One day when the time for examination, he died because of a severe fall onto the ground after jumping out of airplanes. Apparently, he did not open his parachute.

Apparently, it’s the same as us, isn’t it ?
We already know the dangers of stress and anger. We already know what is written in the Bible.
But often we do not want to follow the "theory" that has taught to us.


God bless you

No comments:

Post a Comment